Toko Bunga Papan Jakarta

Membuat Usaha Kue Online, Bagaimana Memulainya?

Membuat Usaha Kue Online, Bagaimana Memulainya?

Membuat Usaha Kue Online, Bagaimana Memulainya?

Belakangan ini banyak orang yang mulai memanfaatkan digital marketing untuk mengembangan bisnisnya. Tidak hanya bidang jasa dan penjualan produk non-fisik saja, bisnis kuliner pun kini sudah mulai merambah dunia online. Salah satunya jualan kue.

Meski terlihat menggiurkan, banyak orang yang bingung memulai bagaimana menjalankan bisnis ini. Mereka berpikiran jarak tempuh yang terlalu jauh, akan membuat produk yang dijual tiba ke tangan konsumen dalam kondisi yang tidak layak. Misalnya dekorasi yang hancur, atau bahkan basi.

Nah buat kamu yang ingin mengembangkan bisnis kue ke dunia maya, berikut merupakan beberapa trik yang bisa kamu coba.

1. Siapkan Modal Yang Dibutuhkan

Sekecil apapun usaha yang akan kamu jalankan, modal merupakan faktor terpenting yang harus kamu perhatikan. Maka dari itu, sebelum menciptakan dan menjual produk kue, hal pertama yang harus disiapkan adalah, mempersiapkan modal yang dibutuhkan.

Misalnya, seperangkat alat pembuat kue, termasuk oven, dan alat-alat baking lainnya.

2. Pilih Produk Yang Tepat

Pada dasarnya, kue yang kamu jual di dunia nyata, bisa juga dijual di dunia maya. Namun dalam prakteknya, harus ada beberapa penyesuaian. Misalnya untuk kue basah atau mudah basi, seperti jajanan pasar, sebaiknya dijual untuk pengiriman lokal saja.

Sementara untuk kue yang kuat atau dekorasinya tidak mudah hancur, seperti roti kemasan atau kue kering, kamu bisa melayani pengiriman luar kota. Namun ingat, produk yang kamu jual setidaknya harus punya masa kadaluarsa hingga 3 hari.

3. Kreatif dan Inovatif Merupakan Kuncinya

Kamu harus mampu menciptakan desain dan rasa yang unik untuk setiap produk yang ditawarkan. Misalnya, menjual kue dalam bentuk buah-buahan, sayuran dan lainnya. Tidak hanya itu, berkreasi dalam rasa pun penting untuk dilakukan.

Dengan adanya ‘perbedaan’ yang kamu berikan ketimbang produk kompetitor, kamu akan lebih mudah menjaring pelanggan. Jangan lupa, pastikan kamu selalu minta feedback untuk mengetahui apa yang diinginkan para pelanggan.

4. Pilih Kemasan Yang Baik

Kemasan sangat penting untuk meningkatkan brand image produk yang kamu jual. Kemas kue yang akan kamu jual serapi dan sekokoh mungkin. Untuk kue kering, kamu bisa menggunakan kemasan yang sedikit tebal, dan kedap udara.

Jika ingin mengemas kue dalam box, sebaiknya dikemas dalam box yang kokoh dan dilapisi dengan lapisan tahan air. Ini penting untuk memperpanjang usia simpan produk, sekaligus menjamin produk sampai ke tangan konsumen dalam kondisi yang masih ‘segar’.

5. Gunakan Jasa Ekspedisi Terbaik

Jasa ekspedisi merupakan faktor terpenting keberhasilan kamu dalam menjalankan bisnis online. Maka dari itu, penting untuk mencari jasa ekspedisi yang mampu memberikan pelayanan terbaik, cepat dan memberi jaminan garansi jika produk yang datang dalam kondisi tidak layak.

Beberapa jasa ekspedisi saat ini sudah memberikan layanan jemput order, dan antar paket dalam satu hari. Kamu bisa memanfaatkan layanan ini untuk menghemat waktu, tenaga dan tentu saja demi memberi service yang maksimal kepada para pelanggan.

6. Memaksimalkan Media Sosial

Kamu bisa memaksimalkan kekuatan media sosial sebagai media promosi, sekaligus membuka layanan order di dalamnya. Misalnya Facebook, kamu bisa membuka fanspage atau akun khusus toko kue online sendiri. Hal yang sama bisa dilakukan di Instagram, atau sosial media lainnya.

Jika ingin lebih maksimal, kamu bisa menggunakan layanan Facebook Ads, Instagram for Business, atau Google Ads. Semua platform tersebut cukup efektif dimaksimalkan demi menunjang promosi, sekaligus pemasaran produk secara online.

7. Marketplace Masih bisa Diandalkan

Prinsipnya, makin banyak jala ditebar, makin banyak ikan yang berhasil ditangkap. Maka dari itu, selain memaksimalkan sosial media, sebaiknya kamu pun memaksimalkan situ-situs marketplace yang belakangan ini cukup populer di Indonesia.

Jangan lupa, kamu pun wajib punya website pribadi (domain dengan nama toko kamu, atau produk khas yang kamu jual). Website ini bisa digunakan sebagai sumber informasi, menerima order langsung, sekaligus untuk memberikan kesan jika kamu nggak asal-asalan dalam membuka usaha.

8. Update Konten dan Interaksi

Kamu wajib menjaga akun sosial media tetap hidup dengan update konten secara berkala, misalnya memposting foto-foto produk terbaru, memberikan sedikit info produk, memberikan program diskon, dan lainnya. Intinya, akun sosial media kamu harus tetap hidup.

Jangan lupa, balas setiap komentar dan sesekali cobalah untuk memberikan kuis berhadiah dengan pertanyaan seputar kue atau produk yang kamu jual. Ini penting untuk memancing interaksi dan mengetahui seberapa besar perhatian mereka terhadap produk yang kamu jual.

9. Bijak Dalam bermedia Sosial

Inilah yang kerap dilupakan banyak pengguna sosial media. Mereka terkadang menyatukan akun untuk berjualan, dengan akun pribadi. Hal ini sih sah-sah saja, selama kamu bisa menjaga imej dan mengendalikan postingan yang kamu buat.

Ingat, kamu itu pedagang, dan pedagang itu harus mampu merangkul semua kalangan. Maka dari itu, hindarilah postingan yang bersifat sensitif, seperti ucapan-ucapan SARA, atau membahas politik praktis dalam akun yang digunakan untuk berjualan.

Artikel Lainnya

© 2021 https://bungapapan.co.id

powered by: vlobs.com